28 Mei Matahari di Atas Ka’bah, Saatnya Mengoreksi Arah Kiblat Masjid


28 Mei Matahari di Atas Ka’bah, Saatnya Mengoreksi Arah Kiblat Masjid – Sudah tepatkah arah kiblat masjid Anda? Pengurus Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (NU) Gresik Ibnu Zahid menemukan banyak masjid yang arah kiblatnya tidak tepat.


“Bergeser sekitar 2 sampai 5 derajat. Bahkan salah satu masjid bersejarah di kota Gresik ada yang melenceng 20 derajat,” kata Ibnu Zahid.

Salah satu syarat sahnya shalat adalah menghadap kiblat, yaitu menghadap ke arah Ka’bah di Makkah Al-Maukarramah. Dua hari lagi, Sabtu (28/5), matahari akan tepat berada di atas ka’bah pada pukul 12:27 waktu Saudi atau 16:18 WIB. Saat itu menjadi kesempatan baik bagi para takmir untuk mengoreksi arah kiblat masjidnya, karena semua bayangan matahari persis mengarah ke kiblat.

Karena matahari di atas ka’bah, tanggal 28 Mei juga dikenal sebagai Qiblat Day atau Yaumu Rashdil Qiblat. Selain itu, dalam setahun terapat satu hari lagi matahari di atas ka’bah yaitu tanggal 16 Juli. Qiblat day bisa digunakan oleh kaum muslimin di benua Asia, Afrika dan Eropa. Amerika dan Australia tidak bisa memanfaatkannya karena di Amerika saat itu matahari belum terbit, sedangkan di Australia matahari sudah terbenam. Demikian pula Indonesia bagian Timur yang mataharinya telah terbenam.

Cara menentukan arah kiblat
Untuk menentukan arah kiblat yang benar pada saat matahari di atas ka’bah baik pada tanggal 28 Mei maupun 16 Juli bisa dilakukan teknik berikut:
1. Tentukan lokasi masjid yang akan diukur arah kiblatnya
2. Ambil posisi yang bisa menerima sinar matahari dan datar
3. Siapkan jam yang sudah dicocokkan/kalibrasi hingga tepat menit dan detiknya juga
4. Sediakan tongkat lurus sepanjang 1 meter. Pasang tongkat tersebut secara vertikal. Akan lebih baik jika menggunakan benang atau tali yang diberi bandul sehingga benar-benar vertikal
5. Tepat pada pukul 16:18 WIB tanggal 28 Mei atau pukul 16:27 WIB tanggal 16 Juli (usahakan tepat, jika terpaksa selisih tidak boleh lebih dari 2 menit), tandailah bayangan benang berbandul tersebut dengan spidol. Maka, itulah arah kiblat.

Tanggal 28 Mei dan 16 Juli tersebut matahari di atas ka’bah untuk tahun-tahun biasa. Sedangkan untuk tahun kabisat, matahari di atas ka’bah pada tanggal 27 Mei dan 15 Juli.

Sudah yakinkah Anda terhadap arah kiblat masjid Anda? Selain menggunakan GPS, memanfaatkan cara konvensional ketika matahari di atas ka’bah seperti di atas adalah cara yang tepat untuk membetulkan arah kiblat masjid Anda. [AN/HB]

Iklan